Ribuan Orang Padati ITB Integrated Career Day

Posted on Desember 16, 2012

0


Pembukaan secara resmi telah usai, pagi menjelang siang itu, tim kesenian yang tampil yaitu rampak kendang Lingkung Seni Sunda (LSS) ITB telah siap mengangkut propertinya yang sudah rapi untuk dikembalikan ke sarangnya. Berjarak lima puluh meter dari mereka, antre dengan rapi ratusan pencari kerja di loket pendaftaran.

Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) menjadi tempat kegiatan ITB Integrated Career Day. Acara bursa kerja setahun dua kali ini menjadikan Bulan Oktober sebagai Career Day tahunan terakbar. Dari Jum’at (12/10) sampai Minggu (14/10), para pencari kerjadimanjakan dengan hadirnya 90 booth berbagai perusahaan. Perusahaan yang hadir pun beragam, tidak hanya yang berbasiskan sains dan teknologi (sebagai main core ITB), tapi juga perbankan, asuransi, media massa, transportasi, dan kebutuhan sehari-hari.

Untuk dapat memasuki acara ini, pengunjung diwajibkan menunjukkan tiket masuk yang dapat dibeli dengan hanya Rp. 20.000,- saja. Sedangkan bagi mereka yang telah menjadi anggota ITB Career Center, gratis. Cukup lama memang proses mendapatkan tiket bagi mereka yang belum daftar sebelumnya. Karena cukup banyak data yang harus diisikan. Tiket juga bisa dicetak sendiri bagi mereka yang telah mendaftar jauh-jauh hari. Bagi mereka, tentu akan mengefesienkan waktu tanpa harus antre panjang dan dapat menjajal banyak booth.

Dalam melamar kerja biasanya, perusahaan meminta Curiculum Vitae (CV), ijazah atau surat tanda lulus sementara  dan transkrip nilai. Perusahaan akan menyaring pelamar dan mengumumkan yang lolos ke tahap selanjutnya. Beberapa perusahaan bahkan ada yang langsung wawancara pada hari itu juga.

Ajang Pengenalan Perusahaan

Dalam rangkaian kegiatan ini pula, ada sesi khusus untuk mengenalkan lebih dalam perusahaan tertentu. Tiga ruangan pun disediakan penyelenggara untuk mengakomodasi kebutuhan perusahaan yang akan presentasi.

Kursi yang nyaman berjejer rapi, multimedia yang memadai dan dijaga panitia yang stand by, ada di semua ruangan presentasi. Biasanya, perusahaan menyampaikan informasi mengenai pergerakan dunia bisnisnya, perkembangan, brand produk yang dihasilkan, posisi lowongan yang ditawarkan, jenjang karir, dan proses tahapan seleksi di perusahaannya. Pengunjung juga difasilitasi untuk bertanya lebih dalam bila ada yang kurang dimengerti.

Untuk menarik pengunjung agar hadir di presentasinya, tiap perusahaan pun memiliki trick-nya masing-masing. Ada yang membagi kupon diskon pembelian produk, pembagian suvenir, goodie bag, sampai doorprize hard disk dan barang elektronik lainnya.

Didukung Panitia Lapangan Mahasiswa

Baju seragam merah pada hari pertama dan ketiga Career Day, serta seragam coklat di hari kedua, menjadi ciri khas mereka. Panitia lapangan ini direkrut dari mahasiswa ITB yang masih aktif dan bersedia hadir selama tiga hari penuh selama acara. Mereka diterjunkan diberbagai pos, ada yang keamanan, konsumsi, penjaga booth, penyedia alat di ruang presentasi, dan yang lainnya.

Kegiatan yang dilaksanakan di akhir pekan dan tidak mengambil jatah jam kuliah, menjadi daya tarik bagi para mahasiswa ini untuk ikut ambil bagian menjadi panitia. Meskipun dilarang untuk mengaplikasi lamaran ke perusahaan yang hadir, karena menjadi panitia, mereka tidak kecewa, paling tidak mereka akan memiliki gambaran bagaimana proses melamar kerja, posisi apa yang banyak ditawarkan, dan tentunya akan menambah pustaka daftar peruhasahaan incaran setelah mereka lulus nanti. Sehingga mereka dapat persiapan dengan lebih matang untuk melamar kerja di perusahaan. Ditambah, makan siang dan uang lelah juga disediakan Career Center untuk mereka selama tiga hari ini.

Zona Konseling

Bagi mereka yang masih galau ingin terjun kerja di bagian apa, di acara ini Career Center juga menyediakan booth konsultasi. Tidak tanggung-tanggung, psikolog yang ahli di bidangnya didatangkan langsung dan akan berbagi, mencoba menjadi solusi kegalauan jobseeker. Pengunjung hanya tinggal mendaftar di meja registrasi konseling dan menunggu untuk bertatap muka langsung dengan psikolognya untuk berkonsultasi.

Pencari Kerja vs Pencipta Kerja

Lain di dalam, lain di luar. Bila di dalam area Sabuga, akan terlihat berdesakannya antrean para pencari kerja, berbeda halnya dengan diluar. Selain sajian beberapa stand makanan, terdapat pula pameran karya mahasiswa dari Program Mahasiswa Wirausaha (PMW). Mahasiswa-mahasiswa ini yang telah berhasil menyusun proposal business plan dan dinilai layak untuk didanai dan menjalankan usahanya. Mereka memulai merintis bisnis dari nol hingga dapat berjalan. Sebanyak 33 stand berjejer dengan produk inovatif karyanya masing-masing.  Tiap stand mengenalkan dan memamerkan produk dari mulai makanan, helm, pakan ternak, pupuk organik, pakaian, suvenir, sampai produk jasa. Kesemuanya mencoba menarik pembeli dan juga menarik investor untuk menanam modal di bisnisnya.

Suksesnya kegiatan ini, semoga dapat dilanjutkan kegiatan serupa di tahun mendatang, dengan melakukan perbaikan beberapa kekurangan tiga hari ini sehingga kesalahan serupa tidak terjadi di tahun berikutnya.***

 

Ihsan Budi Rachman

10508043

Mahasiswa Kimia ITB

 

 

Ditandai:
Posted in: feature