Kuliah di Universitas Terbuka

Posted on Desember 16, 2012

0


Beberapa hari yang lalu seorang teman datang berkunjung ke kosan saya di daerah Pelesiran Bandung.Dia tinggal selama beberapa hari di kosan saya. Dia ke Bandung dalam rangka mengikuti ujian semester Universitas Terbuka. Sudah sekitar dua tahun dia mengikuti kuliah di Universitas Terbuka. Dia sudah beberapa kali pulang pergi Bandung-Palembang, kota asalnya.

Menarik sekali cerita kuliah dia di Universitas Terbuka. Dulunya dia kuliah di salah satu universitas swasta di Bandung. Karena satu dan lain hal, dia tidak menyelesaikan kuliahnya di universitas tersebut. Dia sempat bekerja menjadi seorang guru di salah satu sekolah di Samarinda, Kalimantan Timur, sampai akhirnya dia berhenti dan melanjutkan kuliahnya di Universitas Terbuka di Bandung.

Sistem kuliah di Universitas Terbuka sangat fleksibel sekali, sehingga dia bisa pulang pergi Palembang-Bandung. Dia akan berada di Bandung, ketika ada kuliah tatap muka, dan ujian akhir semester seperti kemaren. Selebihnya, dia mengikuti tutorial yang diberikan secara online. Dia mengikuti tutorial tersebut dari kota asalnya, palembang.

Universitas yang didirikan sejak tahun 1984 ini, memang ditujukan untuk memudahkan orang-orang yang berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan tinggi, namun terhambat berbagai kendala. Hal ini sesuai dengan moto Universitas Terbuka “Membuka Akses Pendidikan Tinggi untuk Semua”. Orang-orang yang kekurangan akses pendidikan tinggi, karena pekerjaan, karena usia, karena tinggal di daerah terpencil, atau berbagai sebab lain, merupakan pihak-pihak yang dimudahkan dengan adanya universitas terbuka. Universitas Terbuka juga memiliki  Universitas Terbuka memiliki  585.700 mahasiswa aktif per april 2012.

Berbagai kemudahan yang diberikan Universitas Terbuka diantaranya, tidak ada pembatasan jangka waktu penyelesaian studi dan tidak ada sistem drop out, bandingkan dengan ITB yang dibatasi maksimal 6 tahun untuk tingkat strata 1. Selain itu tidak ada pembatasan tahun kelulusan SMA, bandingkan dengan SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) yang hanya terbatas maksimal untuk tahun kelulusan 3 tahun kebelakang. Selain itu UT juga menggunakan modul-modul yang bisa dipelajari sendiri. Juga disediakan pendukung-pendukung pelajaran berbasis multimedia, seperti audio, ataupun internet.

Dari segi kualitas, Universitas Terbuka telah mendapatkan pengakuan, baik di tingkat Nasional maupun Internasional. Program Studi di Universitas Terbuka telah memiliki akreditasi oleh BAN-PT. Selain itu Universitas Terbuka telah memperoleh Sertifikat Kualitas dari International Council for Open and Distance Education (ICDE), dan mendapatkan ISO 9001 dalam bidang manajemen.

Sungguh menarik cerita dari teman saya tadi ketika dia mengikuti ujian akhir semester. Dia menceritakan bahwa dia bertemu dengan kakek-kakek yang telah berusia lebih dari 80 tahun. Beliau masih mempunyai semangat untuk belajar. Bagaimana dengan kita?

10109005_Abrari

Ditandai:
Posted in: feature