BUDAYA NGAKAK DI KALA SAHUR

Posted on Desember 16, 2012

0


Ramadhan memang bulan yang unik, beda dari bulan lain. Banyak hal-hal atau kejadian-kejadian yang ditemui di bulan Ramadhan tapi tidak ditemukan di bulan lain, seperti  ngabuburit, buka puasa bersama, tarawih berjama’ah di mesjid, dan lain-lain. Begitu juga dengan sahur.

Tentu saja, sahur adalah satu rutinitas yang tidak pernah terjadi di bulan lain, kecuali jika kita melaksanakan puasa sunnah. Dan ini merupakan hal yang unik, bagaimana tidak, kita “dipaksa” bangun pagi buta, bahkan ketika matahari belum menampakkan batang hidungnya, sekedar untuk mengisi perut dan membasahi kerongkongan, kalau tidak mau kelaparan dan kehausan selama kurang lebih 13 jam.

Pagi ini saya sahur bersama keluarga, dan kebetulan semua anggota keluarga hadir, dari mulai Ayah dan Ibu saya, serta kedelapan adik saya. Seperti biasa, kami sahur ditemani dengan berbagai panganan yang bergizi, lengkap dengan buah-buahan dan tentu saja air minum. Tak ketinggalan pula, program televisi spesial sahur.

Sudah tidak bisa dipungkiri lagi, hiburan adalah salah satu hal yang tidak bisa lepas dari kehidupan kita, orang Indonesia, bahkan ketika sahur. Coba perhatikan, stasiun televisi sekarang berlomba-lomba membuat program spesial sahur, dari mulai acara komedi, sinetron religi berbau komedi, sampai ceramah atau kajian. Kami memilih acara sinetron religi berbau komedi. Hanya Ayah saya yang tertawa. Lalu menjelang iklan, saluran TV diganti, kali ini acara komedi “jebrat-jebret” yang penuh atribut sponsor. Adik-adik saya tertawa.

Memang, selera komedi orang ternyata berbeda-beda. Ada juga yang ketika sahur tidak tertarik sama sekali dengan program TV dan beralih ke media lain seperti radio, atau yang lagi hot-hot nya sekarang, Twitter. Ya, Twitter jadi salah satu alternatif hiburan di tengah gempuran komedi “mainstream” di TV, atau mungkin bagi mahasiswa kosan yang tidak memiliki TV di kosannya, seperti salah satu mahasiswi di kota Bandung. Dia berpendapat bahwa komedi di Twitter lebih variatif, dari yang garing, ofensif, sampai yang cerdas. Dan itu lebih menghibur bagi dia.

Lalu dia menyebutkan salah satu “topic” sahur yang paling trending di Twitter dan sering dia simak ketika sahur, yaitu #sawityowit. Topic tersebut isinya kuis bebas yang bisa diikuti semua pengguna Twitter yang nantinya diisi dengan plesetan-plesetan dari tema tertentu tiap kali sahur. Sayangnya sahur kali ini ini si pembuat topic memutuskan untuk mem-vakumkan sementara topic ini karena satu dan lain hal, dan topic yang dimulai dari Ramadhan dua tahun lalu ini akan muncul kembali pada sahur hari Senin (8/8) mendatang.

Mungkin dengan memanfaatkan budaya “ngakak” kita ini, membuat kita lebih semangat untuk menjalani sahur, yang notabene jadi sunnah ketika puasa, dan tentu saja agar bisa membantu menahan lapar dan dahaga sampai fajar kembali tenggelam.

13308035

Hizbulloh H K

Ditandai:
Posted in: feature