Warna-Warni Peluncuran Buku Baskoro Tedjo

Posted on September 25, 2012

0


Baskoro Tedjo sekali lagi menancapkan taringnya di dunia arsitektur Indonesia dengan menerbitkan buku yang berisi 20 karya terbaiknya pada hari Jumat tanggal 7 September 2012 di Galeri Labtek IXB. Acara yang diselenggarakan dengan sederhana itu, dihadiri oleh beberapa arsitek dan praktisi ternama di Indonesia, sebut saja Ridwan Kamil, Yori Antar, Imelda Akmal dan lain-lain. Sehingga tidak kaget, ruangan 16 x 10 meter menjadi penuh sesak oleh mahasiswa yang tidak ingin melewatkan kesempatan langka tersebut. Dalam sambutannya, Baskoro Tedjo mengatakan bahwa buku yang ia terbitkan kali ini memang ditujukan untuk mahasiswa arsitektur dan desain, karena isinya lebih banyak membahas tentang pendekatan perancangannya yang dikemas dengan bahasa yang mudah supaya dapat dengan mudah dicerna oleh mahasiswa. Pendekatan perancangan Baskoro Tedjo adalah melalui sensibiltas dan keharmonisan, sehingga dalam setiap karyanya memberikan kesan yang puitis, karena pendekatan seperti ini termasuk langka di Indonesia. Salah satu arsitek dunia yang memiliki pendekatan perancangan yang sama dengan Baskoro Tedjo adalah seorang arsitek mantan petinju amatir Tadao Ando.

Sambutan-sambutan positif tentang dedikasi Baskoro Tedjo dalam dunia arsitektur Indonesia kerap terdengar dari beberapa koleganya ketika memberikan testimoni terhadap buku Baskoro. Ridwan Kamil berkata bahwa beliau merupakan dosen favoritnya semenjak menjadi mahasiswa arsitektur dan memberikan andil yang cukup besar terhadap kesuksesannya. Metode mendesain dan pengajaran yang unik memberikan banyak inspirasi baginya. Begitu juga Yori Antar, arsitek lulusan Universitas Indonesia ini mengatakan bahwa Baskoro Tedjo merupakan arsitek yang pemberani karena walaupun diawal karirnya ia sering menerima cercaan karena metode perancangan yang dianggap aneh namun karena konsistensinya paradigma itu bisa ia belokkan. Lain halnya dengan Imelda Akmal atau Imey, mengatakan bahwa Baskoro Tedjo adalah arsitek yang sangat humoris dan penyayang, karena mampu menciptakan suasana kerja yang menyenangkan sehingga sering kali membuat kita lupa akan tekanan kerja yang berat. Imey juga mengatakan bahwa diluar hubungan kerja Baskoro memiliki pribadi yang menarik dan menyenangkan sehingga ia menjadikan beliau sebagai sahabat yang sering menjadi tempat bersandar untuk menuangkan suka dan keluh kesah “Pak Bas itu orang yang sangat perhatian dengan murid didikannya, walaupun kita sudah lulus. Dia tetap menjalin hubungan yang baik, tetap rajin menjalin kontak. Saya pernah dikejutkan oleh pak Bas sewaktu saya sedang bekerja di Norman Foster, London, ketika itu beliau memberikan email kepada saya bahwa ia mengirimkan paket dari Indonesia dan orang yang mengantar paket itu telah berada di depan kantor, eh ketika saya keluar ternyata Pak Bas yang ada di depan kantor saya ” kata Realrich Syarief, mahasiswa aristektur ITB angkatan 2001 dan tawa pun menggema di dalam ruangan itu.

Beberapa waktu yang lalu, Baskoro Tedjo menggemparkan dunia arsitektur Indonesia karena berhasil memenangkan sayembara yang diadakan oleh mantan presiden Indonesia, Jusuf Kalla. Hal ini menjadi heboh, karena sayembara ini tentang bangunan bertingkat tinggi dan seperti yang kita tahu bahwa itu diluar spesialisasi Baskoro Tedjo. Namun sekali lagi, ia bisa mengubah paradigma dan menambah jejeran orang yang kagum terhadapnya. Beberapa karya Baskoro Tedjo yang terkenal di Indonesia adalah Campus Center ITB, Galeri Seni Selasar Sunaryo, Rumah Segitiga milik seniman Dikdik, Kalla Tower, Museum Ir Soekarno di Blitar, Galeri Soemardja ITB dan lain-lain.

Rencana dalam beberapa bulan lagi Baskoro Tedjo, akan meluncurkan buku lagi. Namun kali ini sasarannya adalah kalangan profesional. Yang akan membedakan buku ini dengan sebelumnya adalah dari segi harga dan kelengkapan gambar. Tulisan-tulisan mengenai pendekatan perancangan akan lebih sedikit dan digantikan oleh gambar-gambar kerja yang detail. Buku ini akan dicetak berwarna pada setiap halamannya. Mari kita tunggu kejutan-kejutan lain dari Baskoro Tedjo.***

 

Putu Nitya Nipuna/15208082/Teknik Arsitektur

Posted in: jurnalistik