Mahasiswa Geologi ITB unjuk gigi di GEOFEST

Posted on September 25, 2012

0


“Karena untuk memasyarakatkan ilmu geologi dibutuhkan cara-cara yang menarik, agar lebih mudah diterima oleh masyarakat”, ujar koordinator  GEOFEST, Ruchita Mirza saat ditemui di sekretariat Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi ‘GEA’ ITB Rabu (19/8) lalu.

Sabtu, (8/9) kemarin berlangsung GEOFEST, sebuah festival geologi yang diselenggarakan oleh pemuda-pemudi yang tergabung di Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi ‘GEA’ ITB. GEOFEST yang berlangsung di Museum Geologi ini merupakan acara pembuka dari rangkaian Geology Student Competition 2012 (GSC 2012).

Gua raksasa, geological games booth, geological eduinfo, geokidz serta bazaar menjadi wahana-wahana yang dapat dinikmati di GEOFEST. Tak hanya itu, GEOFEST juga menyediakan jasa tour guide keliling Museum Geologi secara cuma-cuma. Masyarakat terlihat sangat antusias berkeliling Museum Geologi, apalagi diberikan penjelasan tentang bagaimana Bumi terbentuk, seputar batuan, mineral dan juga fosil yang menjadi hal yang jarang dapat dirasakan.

Gua raksasa menjadi wahana paling menyedot massa. Gua raksasa berisi gua sepanjang kurang lebih 10m berisi sejarah Bumi dan penghuninya. Mulai dari terbentuknya Bumi, zaman dinosaurus, zaman es, zaman batu hingga munculnya manusia dijelaskan secara gamblang melalui koleksi batu dan koleksi fosil di gua raksasa ini. Ruchita Mirza selaku Koordinator GEOFEST mengungkapkan gua raksasa merupakan wahana edukatif geologi yang dikemas secara menarik. Hal ini agar memberi kesan bahwa geologi tidak melulu sesuatu yang kaku dan kuno.

Geological games booth juga menjadi wahana yang menarik perhatian pengunjung.Treasure Hunter, Puzzel Fossil, dan Splash Disaster Games merupakan permainan-permainan yang terdapat di geological games booth. Geological EduInfo menghadirkan informasi tentang geologi yang dikemas secara menarik dan out of the box, memadukan geologi dengan art sehingga masyarakat bisa belajar dan tetap terhibur.

GEOFEST menjadi acara yang unik dan menarik karena baru pertama kali digelar. Ruchita sendiri mengaku ingin GEOFEST menjadi event rutin untuk edukasi geologi sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.***

 

Rizky Kurniawan Wardana/12010070/Teknik Geologi FITB

 

Posted in: jurnalistik