UKM-ITB Mempersiapkan “Wonderful Minangkabau” pada Dies Natalis ke-37

Posted on Maret 2, 2012

0


Oleh

Fauzan Arif (10508012)


“Rancangan kegiatan ini merupakan yang termegah yang pernah ada di UKM-ITB. Kegiatan yang diperkirakan menghabiskan dana 167 juta ini juga diproyeksikan sebagai event terbesar dari yang pernah dilakukan oleh unit-unit seni budaya di ITB. Semoga kami berhasil membawa misi pengenalan Minangkabau yang lebih dalam lengkap dengan pernak-pernik kehidupan sosialnya sebagai salah satu kekayaan khasanah budaya Indonesia ” ujar Andre Novelando (Ketua UKM-ITB 2011/2012, IF 2009) pada wawancara Selasa 1 maret 2012.  

Bandung – Seperti tahun-tahun sebelumnya, Unit Kesenian Minangkabau (UKM) ITB kembali mempersembahkan acara Pagelaran Seni Budaya Minangkabau.  Rangkaian latihan untuk penampilan malam puncak di Sabuga (Minggu 29 April) yang mengusung tema “Wonderfull Minangkabau” telah dimulai sejak Januari 2012. Penjalanan rencana ini bukanlah suatu upaya yang mudah mengingat personil dan panitia harus mengalokasikan waktu latihan formal 3 kali seminggu (Senin, Rabu, dan Jum’at) dengan durasi  5-10 jam/latihan.  Latihan informal diselenggarakan secara mandiri untuk memperbaiki ketidaktercapaian target dari setiap latihan formal. Intensitas latihan akan terus meningkat menjelang malam puncak pagelaran dengan diisi oleh latihan gabungan pada setiap latihan formal. Semangat personil pagelaran ini tergolong besar karena keberanian mengorbankan sebagian waktu istirahat demi kesuksesan acara. Keseluruhan personil yang terlibat berjumlah 130 orang terdiri dari kalangan mahasiswa ITB dan terdapat beberapa mahasiswa dari universitas lain yang tercatat sebagai anggota UKM-ITB.

Hingga saat ini, proses latihan sudah memasuki tahap pertengahan, yaitu dengan pelaksanaan latihan gabungan setiap Jum’at malam saja.  “Untuk latihan tari hingga saat ini target hafalan materi sudah tercapai, selanjutnya perlu dilakukan penekanan pada keseragaman detail gerakan dan tata posisi panggung” ujar Solpa sebagai ketua tim materi pagelaran Dies Natalis UKM-ITB ke-37. “Hingga saat ini terdapat 26 tari yang terdokumentasi di UKM-ITB dan 6 diantaranya telah dipilih untuk ditampilkan pada pagelaran kali ini, yaitu: tari Piring Manggaro, tari Galombang-Pasambahan, tari Rantak, tari Tunggak Titian, tari Tapuak Tingkah, tari Indang, dan tari Kipeh-Marawa yang keseluruhannya terangkai dalam teater klasik Minangkabau dalam iringan musik tradisional dan musik kreasi yang keseluruhanya dikemas apik agar bisa mendekatkan penonton pada kondisi Minangkabau yang sebenarnya” lanjut mahasiswa Matematika ITB angkatan 2009 ini.

Selain penampilan di panggung Sabuga, UKM-ITB juga menyelenggarakan penampilan tari Piring di Dago Car Freeday (Hotel Geulis) pada tanggal 22 April 2012 mulai pukul 8 pagi. Selain itu dilakukan pula kompetisi Science & Technology Event 2012 bagi Siswa/i SMA di Sumatera Barat dengan mendatangkan langsung para finalis ke Bandung pada 26 April 2012 di Auditorium CC-Timur ITB untuk mempresentasikan penemuan dan inovasi teknologi yang dilakukannya. Seluruh ragkaian kegiatan Dies Natalis UKM-ITB ke-37 ini bertujuan untuk meningkatkan peranan mahasiswa terhadap pengembangan pendidikan dan ilmu pengetahuan di Sumatera Barat, melanjutkan kaderisasi serta regenerasi kesenian dan kebudayaan Minangkabau pada anggota, memperkenalkan budaya dan kesenian Minangkabau kepada masyarakat dan menyampaikan himbauan kepada masyarakat luas untuk lebih peduli dan mencintai khasanah seni budaya Indonesia yang sangat membanggakan.

Penyelenggaraan rangkaian kegiatan ini direncanakan sebagai event terbesar yang pernah ada di UKM-ITB. Kegiatan yang diperkirakan menghabiskan dana hingga 167 juta ini juga diproyeksikan sebagai event terbesar dari yang pernah dilakukan oleh unit-unit seni budaya di ITB. Penyokong dana terbesar berasal dari PT Semen Padang dan pemda Sumatera Barat.

UKM-ITB berdiri pada tahun 1975 hingga saat ini anggota baru yang diterima di UKM-ITB mencapai 100 orang/angkatan. Hingga saat ini UKM-ITB sudah 3 kali mengisi event charity di berbagai negara: Beijing (1992), Rumania (1993), Fukuoka-Jepang (2005). Bersama dengan Paduan Suara Mahasiswa ITB; UKM-ITB mengikuti kejuaran dunia Musik Etnik di Berlin Jerman (2004) dengan perolehan mendali perak. Pada 25 Juli 2010 UKM-ITB berkesempatan mengisi salah satu acara di Jakarta yang dihadiri langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. ***

Ditandai:
Posted in: peristiwa