PEMILU NYMPHAEA-ITB: BESOK HEARING, HARI INI SATU CAKAHIM MENDADAK MENGUNDURKAN DIRI.

Posted on Maret 2, 2012

0


Oleh

Pijar Riza Anugerah (10608072)

 

Pajar Huzaifah (BI ’09), menyatakan pengunduran dirinya salah satu calon ketua himpunan (cakahim) Nymphaea-ITB pagi ini (1/3), pukul 10:17 tadi. Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi kese            hatan ibunya yang sedang sakit lambung parah.

Pernyataan pengunduran diri Pajar disampaikan lewat akun jejaring sosial Facebook™ miliknya di grup Mading Online Nymphaea-ITB. Menurut Pajar, di tulisan pernyataan tersebut, Hari Senin (26/2) lalu dia mendapatkan kabar bahwa sakit lambung ibunya kembali kambuh.

“Tanpa pikir panjang saya langsung ke Jakarta” tulisnya.

Kondisi Ibunya ternyata tidak kunjung membaik, Pajar segera membawa ibunya ke RS untuk dirawat. Dokter kemudian memutuskan bahwa Ibu Pajar harus dirawat inap. Pajar pun menunggui ibunya. Sampai hari ini, ibunya telah dirawat inap selama tiga hari. Diperkirakan selama tiga hari itulah Pajar memikirkan matang-matang mengenai pencalonan dirinya sebagai cakahim Nymphaea-ITB serta efek jangka panjang bagi kondisi kesehatan ibunya seandainya dia terpilih sebagai ketua himpunan (Kahim).

“Buat saya, yang membuat keadaan sulit adalah tidak ada orang yang jaga Mama selain saya. Semenjak kuliah di Bandung, Mama terpaksa tinggal sendiri di jakarta.”, aku Pajar.

Pajar meminta maaf pada seluruh massa Nymphaea-ITB atas pengunduran dirinya, terutama pada tim promotor dan panitia pemilu Nymphaea atas keputusannya yang terkesan sepihak.

“ Dalam masa persiapan kemarin, hal seperti ini sudah terpikirkan tapi dari kejadian kemarin rasanya seperti tertampar.”

 

Dukungan Massa Nymphaea

Menanggapi kabar pengunduran diri ini, massa Nymphaea-ITB menyatakan rasa bela sungkawa dan simpati melalui komentar di tulisan Pajar. Sampai artikel ini ditulis, mayoritas massa Nymphaea  telah menyatakan diri turut prihatin atas kondisi Pajar dan ibunya serta mendoakan kesembuhan beliau.

Salah seorang cakahim yang sebelumnya menjadi saingan Pajar; Hilman Taufiq (BM ’09), juga turut menunjukkan solidaritasnya.

“SEMANGAT,  JAR!! gak ada usaha yang sia-sia. Semoga ibumu sehat, berikan bakti terbaik buat orang tua kita.”, tulis Hilman.

 

Tanggapan Panitia Pemilu

Panitia Pemilu Nymphaea-ITB 2012 menyayangkan peristiwa pengunduran diri Pajar. Pasalnya, selama proses verifikasi bakal calon (Balon), Pajar dianggap sebagai salah satu kandidat paling kuat dalam Pemilu Nymphaea-ITB tahun ini. Namun ternyata panitia pemilu belum menerima pernyataan pengunduran diri secara resmi dari Pajar.

“Saya belum menerima Surat Pengunduran Diri secara resmi”, kata Ketua Pemilu Nymphaea-ITB 2012; Ganjar (BI ’10), “Saya tahu kabarnya dari Mading Online (grup Facebook™ Nymphaea-ITB.red). Terus terang, saya sudah memperkirakan kalau hal ini akan terjadi ketika membaca CV Pajar. Kondisi Pajar sebagai anak tunggal tanpa ayah membuat saya berpikir kalau dia berada di posisi yang cukup rentan sebagai cakahim.”

Dengan pengunduran diri ini, cakahim Nymphaea yang akan lanjut maju ke Hearing Cakahim besok (4/1) tinggal dua orang: Hilman Taufiq (BM ’09) dan Robby Ganesha (BM’09). Kedua cakahim ini akan melalui masa kampanye dan rangkaian hearing, yang akan berakhir pada masa reses yaitu pada tanggal 8 Maret, kemudian mengalami proses seleksi untuk jadi Kahim dalam Musyawarah Anggota pada tanggal 10 Maret.***

 

Ditandai:
Posted in: organisasi