Mizone City Project Hadir di ITB

Posted on Maret 2, 2012

0


Oleh

Mochammad Izzatullah Ibrahim (12910024)

 

“Jika melihat dari sisi budaya, masyarakat Indonesia, lebih cenderung suka melakukan kegiatan secara berkelompok. Musik dan tari adalah bahasa universal dan merupakan bagian dari kebudayaan Indonesia yang dapat diterima oleh semua lapisan masyarakat dan dapat dilakukan sendiri-sendiri atau berkelompok”. Begitulah komentar Nadya sang koordinator Mizone City Project yang sedang diadakan di Institut Teknologi Bandung (ITB), yang menyatakan begitu pentingnya santai dalam beraktifitas.

 

Mizone City Project yang telah dilaksanakan di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Denpasar, Medan, dan Surabaya sedang merekrut bintang-bintang iklan berbakat untuk kegiatan seni selanjutnya yang akan diadakan oleh mizone. Kegiatan ini telah dimulai sejak 8 February lalu di Jakarta yang akhirnya menyebar ke seluruh kota besar di Indonesia dan akhirnya sampai di ITB. Rencananya mereka akan melakukan sosialisasi dengan mahasiswa dan mahasiswi sebelum akhirnya mengadakan audisi. Belum ada kepastian sampai berapa lama mereka akan menetap di ITB. Proyek ini bertujuan untuk melepas bad mood agar dapat menjalankan aktifitas sehari-hari dengan lancar.

Audisi yang akan dilakukan adalah menyanyi, menari, berakting dan ekspresi seni lainnya. Karena proyek ini berlangsung di banyak kota maka akan memakan waktu yang cukup lama. Jika sudah ada perintah dari pusat maka audisi di ITB pun akan dimulai. Belum diketahui berapa orang yang akan diambil untuk menjadi bintang iklan mizone, tapi yang pasti akan menyenangkan

 “Jika melihat dari sisi budaya, masyarakat Indonesia, lebih cenderung suka melakukan kegiatan secara berkelompok. Musik dan tari adalah bahasa universal dan merupakan bagian dari kebudayaan Indonesia yang dapat diterima oleh semua lapisan masyarakat dan dapat dilakukan sendiri-sendiri atau berkelompok. Jika kita melihat lebih jauh kepada sejarah dan kebudayaan bangsa Indonesia, kegiatan menyanyi dan menari di ranah publik memang sudah ada sejak dahulu sampai sekarang, walaupun kegiatannya dikemas dalam bentuk berbeda. Hal inilah yang disebut dengan cultural appropriateness, yaitu ekspresi seni dan musik masa kini tidak lepas dari akar budaya yang sudah ada sejak dahulu,” ujar Nadya selaku koordinator yang akan bertanggung jawab dengan Mizone City Project yang akan di laksanakan di ITB.

Dengan berbaju biru pasukan mizone pun akan bergerak untuk mencari bakat terpendam dari mahasiswa dan mahasiswi ITB, walaupun untuk saat ini belum ada rencana selama beberapa hari kedepan karena belum ada perintah dari pusat soal Mizone City Project ini. Jadi sampai ada perintah langsung dari pusat, maka pasukan mizone hanya akan bersosialisasi dengan mahasiswa-mahasiswi ITB.

Harapan mereka adalah banyak orang yang berpartisipasi dalam acara ini karena Mizone City Project di tahun 2012 ini sendiri rencananya akan berfokus pada kegiatan-kegiatan seni seperti kegiatan menyanyi, menari, dan berakting melalui street musical. Selain itu, aktivitas flashmob yang selalu bikin kehebohan tiba-tiba itu juga akan dilaksanakan kembali tahun ini.***

Ditandai:
Posted in: peristiwa