Kinerja Panitia Kurang, GBS HMIF vs KMPN Menuai Keluhan Supporter

Posted on Maret 2, 2012

0


Oleh

Ramasha Shella Gustia (13508046)

 

BANDUNG – Teriakan meriah terdengar dari Lapangan Campus Center Barat ITB hari Kamis (01/03/12). Teriakan tersebut terdengar dari barisan supporter pertandingan Ganesha Basketball Season (GBS) antara Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMIF) dan Keluarga Mahasiswa Teknik Penerbangan (KMPN). Masing-masing tim berkompetisi untuk membawa kemenangan bagi himpunan masing-masing. Meski berlangsung tertib, beberapa penonton mengaku kecewa dengan kinerja panitia penyelenggara GBS tahun ini.

Ketika diwawancarai, ketua HMIF Lyco Adhy Purwoko mengakui kekecewaan akan kurangnya disiplin dari Unit Basket Ganesha (UBG) selaku penyelenggara GBS saat pertandingan. “Pada jadwal tertulis pertandingan dimulai pukul 15.00 WIB, tetapi panitia baru muncul pukul 15.00. Jadi, pertandingan terlambat dimulai,” ungkapnya. Meskipun begitu, hal tersebut tidak begitu dipermasalahkan Lyco. “Mereka juga mahasiswa, mungkin baru selesai kuliah,” tambahnya.

Salah satu pendukung tim KMPN, Iqbal, mengungkapkan hal yang senada dengan Lyco. “Kinerja panitia agak kurang professional. Panitia yang bertugas mengubah skor pada scoreboard kurang fokus pada pertandingan. Masak iya update skor sambil sms,” ujar Iqbal. “Saat terjadi foul, pemegang scoreboard juga tidak memberi tanda sehingga tidak semua penonton tahu jika terjadi pelanggaran,” tambahnya. Selain itu, mahasiswa Teknik Penerbangan ITB angkatan 2009 ini juga mengungkapkan ada beberapa pelanggaran yang tidak dihiraukan juri. “Setahu saya kalau free throw kan tidak boleh lompat, tetapi tadi ada yang lompat tetapi tidak dihitung foul.”

 

Pertandingan Keras Tapi Damai

Fay, wasit utama dari pertandingan HMIF melawan KMPN mengaku pertandingan berlangsung cukup sengit. “Kedua tim bermain keras, banyak sekali terjadi foul,” jelas Fay. Dari bangku penonton terlihat beberapa kali pemain dari kedua tim saling mendorong atau menyenggol pemain lawan. Meskipun begitu, tidak terjadi konflik atau bentrok antar supporter dan pemain kedua tim. Supporter yang datang cukup tertib dan kehebohan yang terjadi hanya sebatas adu yel-yel.

Pertandingan berakhir damai dengan kemenangan tim HMIF. Perolehan skor akhir dari kedua tim ialah 21 untuk HMIF dan 12 untuk KMPN. Kekalahan ini disambut rombongan KMPN dengan lapang dada. “Ya mungkin kita kurang hoki saja,” ungkap Iqbal mengakhiri wawancara.***

 

*kontak penulis  r_shella@hotmail.com

Ditandai:
Posted in: olah raga