ITB Kirimkan Wakil ke Kompetisi Minyak dan Gas Tingkat Asia Pasifik

Posted on Maret 2, 2012

0


oleh

Luthfia Ayu Indriani (18109007)

 

“Saya berharap dengan adanya partisipasi dalam kompetisi-kompetisi semacam ini, mahasiswa semakin giat belajar untuk lebih mengenal kondisi riil bidang gas dan perminyakan, tidak hanya di Indonesia namun juga dunia internasional, tidak hanya terkait teknis dan teori, namun juga menyangkut aspek regulasi dan sosial,” kata Iman yang telah mengikuti kompetisi serupa tahun lalu.

Bandung –  ITB kembali mengirimkan tim perwakilannya untuk mengikuti kompetisi di kancah internasional. Kompetisi di bidang minyak dan gas tersebut merupakan rangkaian acara dari Oil and Gas Intellectual Parade (OGIP) yang pesertanya berasal dari 18 negara Asia Pasifik. Acara yang mempunyai taglineA Movement for Million Changes” ini diadakan oleh Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta dan bertempat di gedung kampusnya.  Kompetisi ini diselenggarakan pada Kamis, 01/03/12 dan merupakan lanjutan dari acara seminar bertema “Sustainable Energy for Sustainable Future” yang telah diselenggarakan seminggu sebelumnya di kota yang sama.

ITB sendiri mengirimkan total 5 tim untuk 3 cabang kompetisi, yaitu Smart Competition, Plan of Development, dan Paper Contest. Kelima tim ini terdiri dari gabungan mahasiswa tingkat ketiga dan keempat jurusan Teknik Perminyakan dan Teknik Geologi. Kepala Divisi Keprofesian Himpunan Mahasiswa Teknik Perminyakan (HMTM), Nur Iman Khamidy, menjelaskan bahwa ini merupakan kali kedua ITB mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti kompetisi yang pertama kali diadakan tahun lalu. “Tahun lalu, tim kami (HMTM ITB- red) menjuarai kompetisi ini di bidang Smart Competition. Cabang kompetisi yang diadakan tahun lalu sama persis dengan (kompetisi – red) tahun ini. Namun tim yang dikirimkan ITB tahun lalu tidak sebanyak tahun ini.”

Lebih jauh, Iman yang turut menjadi anggota tim untuk kompetisi tahun lalu ini mengatakan, “Tahun ini anggota timnya juga sudah mulai beragam, tidak hanya dari jurusan Teknik Perminyakan namun juga terdapat anggota yang berasal dari jurusan Teknik Geologi. Inginnya sih berbagai jurusan di ITB juga dapat turut berpartisipasi, namun sayangnya masih banyak yang menganggap kompetisi bidang minyak dan gas ini hanya mampu diikuti oleh mahasiswa jurusan Teknik Perminyakan. Padahal, akan lebih bagus jika berbagai jurusan dapat berkolaborasi di dalam satu tim. Karena bidang minyak dan gas itu cakupan keilmuannya sangat luas, lho.”

Ketika ditanya mengenai pengalamannya mengikuti kompetisi, Iman mengaku sangat bangga bisa merasakan menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Ia juga berharap agar hasil dari kompetisi semacam ini dapat benar-benar direalisasikan di kehidupan nyata. “Sayang sekali jika hanya berakhir sebagai arsip belaka,” tuturnya.***

Ditandai: