PEMILIHAN KETUA HIMATIKA ITB MASUKI PUTARAN KEDUA

Posted on Maret 1, 2012

0


Pada hari Jum’at, 17 Februari 2012, massa HIMATIKA ITB yang bersesakan di Study Hall Prodi Matematika ITB ternyata masih harus bersabar untuk menyambut ketua baru setelah mengetahui hasil penghitungan suara pemilu HIMATIKA ITB 2012. Hasil dari penghitungan suara yang selesai dilaksanakan pada pukul 18.00 WIB tersebut menyatakan bahwa pemungutan suara putaran kedua perlu dilakukan karena tidak ada kandidat yang memenuhi syarat dukungan untuk dapat memenangkan pemilu HIMATIKA ITB, yaitu lebih dari setengah jumlah surat suara yang dinyatakan sah.

Dari 275 surat suara yang terdapat di kotak suara, 268 surat suara dinyatakan sah dan 7 surat suara dinyatakan tidak sah sehingga syarat suara minimum yang diperlukan oleh seorang kandidat untuk dapat memenangkan pemilu HIMATIKA ITB 2012 adalah 135 suara. Namun, dari hasil penghitungan suara diketahui bahwa suara yang diperoleh masing-masing kandidat tidak mencapai 90 suara sehingga pemungutan suara putaran kedua harus dilakukan.

Menurut ketua panitia pelaksana pemilu HIMATIKA ITB 2012, Fiza Fitra Murtala, pihak panitia telah memprediksi bahwa pemungutan suara putaran kedua akan terjadi. “Semenjak masa hearing, saya sudah dapat melihat bahwa setiap kandidat memiliki jumlah pendukung yang seimbang sehingga dapat ditebak bahwa putaran kedua akan terjadi”, kata Fiza. Fiza juga menyatakan bahwa pihak panitia sudah menetapkan pemungutan suara putaran kedua akan diadakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 22 dan 23 Februari 2012. “Panitia juga akan memberikan waktu kampanye tambahan bagi dua orang kandidat yang lolos ke putaran kedua, yaitu sekitar empat hari dimulai dari tanggal 18 sampai 22 Februari pukul 08.00”, tambahnya.

Ketua HIMATIKA ITB saat ini, Abu Rizal, menyatakan bahwa masuknya pemilu HIMATIKA ITB 2012 ke putaran kedua bukanlah suatu hal yang mengejutkan. “Saya sudah memiliki dugaan bahwa dengan sosok keempat kandidat yang sama kuatnya, pemilu HIMATIKA akan memasuki putaran kedua. Dari hasil penghitungan suara juga terlihat bahwa kepercayaan massa HIMATIKA terhadap keempat kandidat cukup tinggi”, kata Abu. Abu juga menyatakan akan menekan pihak panitia pelaksana untuk dapat menarik massa HIMATIKA agar jumlah massa yang menggunakan hak pilihnya dapat bertambah. “Dari sekitar 315 anggota yang masih aktif, angka 275 surat suara menurut saya sudah baik. Saya optimis bahwa jumlah massa yang menggunakan hak suaranya pada putaran kedua tidak akan terlalu jauh dari angka 275, tetapi jika jumlahnya bisa lebih dari 275 akan menjadi prestasi tersendiri bagi pihak panitia”, tutup Abu.

Dua kandidat yang masuk ke putaran kedua, yaitu Topan Eko Raharjo dan Muhammad Ridwan, menyatakan bahwa mereka sama-sama optimis untuk dapat menang pada putaran kedua. “Cukup deg-degan sih, karena pada putaran kedua ini masih harus memperebutkan sekitar 100 suara dari massa HIMATIKA. Tapi saya optimis, dengan melihat keadaan massa saat ini, saya dapat menang pada putaran kedua”, kata Topan. Ridwan memiliki pendapat yang sedikit berbeda. “Awalnya cukup kecewa karena harus memasuki putaran kedua, tidak sesuai dengan ekspektasi awal saya. Tetapi saya bersyukur, minimal lolos untuk putaran kedua. Saya optimis bisa menang di putaran kedua”, kata Ridwan.

Dua kandidat yang tidak lolos ke putaran kedua, yaitu Andri Permana dan Muhammad Iqbal, menyatakan bahwa mereka memiliki rencana lain setelah gagal menjadi ketua HIMATIKA ITB. Iqbal menyatakan bahwa ia akan tetap mewujudkan visi yang ia bawa ketika mencalonkan diri menjadi ketua HIMATIKA ITB dalam bidang olahraga, sementara Andri menyatakan bahwa ia berminat untuk menjadi menteri di Kabinet Keluarga Mahasiswa ITB.

Penghitungan suara putaran kedua akan dilaksanakan pada tanggal 23 Februari 2012 pukul 17.00 WIB, tepat setelah waktu pemungutan suara putaran kedua hari terakhir ditutup. Ketua terpilih akan langsung diumumkan kepada massa ITB pukul 19.00 WIB di hari yang sama, yaitu pada acara forum silaturahmi Keluarga Mahasiswa ITB, dengan HIMATIKA ITB sebagai tuan rumahnya.

Ditandai:
Posted in: organisasi