Open Mic di ITB

Posted on Maret 1, 2012

0


Oleh 

Rizaldy Muhammad Pohan (13708028)

Yang masih jomblo angkat tangannya dong”, ujar Tomy Malewa, MC acara Open Mic Perdana ITB di selasar Coffee Toffee ITB pada Kamis (16/2) silam. Kalimat pembuka dari MC ini sontak membuat sebagian penonton melihat sekitarnya dan mengejek teman-temannya yang tidak bersedia mengangkat tangan. Tampak di muka penonton bahwa mereka cukup antusias untuk menyaksikan acara ini. Open Mic Perdana ITB ini menampilkan stand-up comedy, yang saat ini sedang naik daun di Indonesia.

Stand-up comedy adalah gaya komedi yang ditampilkan dengan cara comic, sebutan lain untuk orang yang melakukan aksi stand-up comedy, berdiri di depan penonton dan mengeluarkan jokes atau lawakan untuk menghibur penonton. Tanpa disadari stand-up comedy sebenarnya sudah cukup lama ada di Tanah Air. Siapa yang tidak kenal Dono, Kasino dan Indro? Mereka adalah generasi pertama yang memopulerkan stand-up comedy di Indonesia. Penampilan mereka senantiasa menemani pemirsa televisi di Tanah Air. Namun mereka tidak memiliki penerus yang dapat menelurkan kesuksesan serupa, akibatnya setelah generasi mereka stand-up comedy mengalami masa vakum yang panjang di Indonesia.

Pada pertengahan tahun 2011 masa vakum ini berakhir, dan mencapai popularitas yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Stand-up comedy dipopulerkan kembali oleh Raditya Dika dan Panji Pragiwaksono melalui penampilan mereka di televisi yang juga diunggah di internet. Penampilan mereka menginspirasi orang-orang untuk ikut serta sebagai seorang comic, bukan hanya sebagai seorang penonton seperti sebelumnya. Berkat keberadaan situs video seperti Youtube dan media sosial seperti Twitter, Facebook dan media lainnya popularitas stand-up comedy menjalar dengan cepat ke seluruh Indonesia. Banyak acara audisi stand-up comedy yang diadakan di berbagai daerah di Tanah Air, tak sedikit pula café yang mengadakan open mic, yaitu ajang untuk para comic menunjukkan kebolehannya dalam menghibur penonton. Dapat dikatakan bahwa saat ini popularitas stand-up comedy di Indonesia sudah melebihi popularitas stand-up comedy zaman Dono, Kasino dan Indro, sebab kalangan yang awalnya hanya duduk sebagai sebagai penonton sekarang tergerak untuk berdiri sebagai seorang comic.

Mungkin karena tokoh yang memopulerkan kembali stand-up comedy berasal dari kaum muda, mungkin juga karena kemudahan menyatukan kaum muda dengan keberadaan media-media sosial, sekarang banyak komunitas kaum muda yang tertarik untuk menjajal stand-up comedy. Salah satu komunitas stand-up comedy yang terdiri dari kaum muda ini adalah Standup Indo Bandung, yang juga mengadakan acara open mic di banyak tempat di Bandung, salah satunya adalah Open Mic Perdana ITB. Untuk acara Open Mic Perdana ITB ditampilkan comic tamu seperti Rony Imannuel, Randhika Jamil, Genrifinadi Pamungkas, Gilang Bhaskara, Sanny Durant, Gian Luigi, Reno Fenady Alf dan comic ITB seperti Hayu Anindya Kresna, Akbar Ilham Manangkasi, Insan Ridho, Imron Rosidin, Daniel Marpaung, Awan Haryo Pamungkas, Dena Pratama Putro, Andira Maqdissa Gust.

Sesuai namanya, acara Open Mic Perdana ITB ini baru pertama dilangsungkan dan tak tanggung-tanggung berjalan selama tiga jam. Dan hasilnya? Selasar Coffee Toffee ini terisi sesak penuh oleh penonton yang antusias memerhatikan setiap comic dengan segala gaya dan lawakanya. Reaksi dari penonton pun beragam, tergantung kemampuan comic untuk menghibur penonton. Terkadang penonton hanya tersenyum tipis bila joke atau lawakan yang ditampilkan hanya menggelitik, namun beberapa kali seluruh penonton riuh dan memberikan tepuk tangan yang meriah, atau ovation, bila lawakan comic sukses mengambil hati penonton.

Melihat ramainya acara Open Mic Perdana ITB ini, bisa diperkirakan bahwa acara serupa yang dilangsungkan akan tetap menyedot banyak penonton, dan mungkin saja comic yang tampil di acara berikutnya berawal dari seorang penonton saja. “Terima kasih buat penonton malam ini, semoga terhibur!”, ucap Awan, menutup penampilannya yang segera disambut oleh tepuk tangan penonton.***

Ditandai:
Posted in: peristiwa