Mesin Pencacah Sampah, Karya Mahasiswa Teknik Mesin ITB Bagi Kota Bandung

Posted on Maret 1, 2012

0


Oleh:

Sartika Ratna Juwita (10409029)

 

Selasa, 21 Februari 2012

“ Semoga dengan aksi yang dilakukan mahasiswa teknik Mesin untuk Kota Bandung dapat memicu mahasiswa lainnya untuk membantu permasalahan terutama permasalahan yang terjadi di masyarakat terdekat dengan bidang yang dikuasai”, ucap Habil ketika diwawancarai

Bandung – Akhir bulan Januari lalu, 15 orang mahasiswa Teknik Mesin ITB berhasil membuat suatu karya berupa mesin pencacah sampah. Mesin ini diluncurkan bersamaan dengan perhelatan yang diadakan oleh mahasiswa Teknik Mesin yaitu “ Mechanical’s Charity Act (MECHA)”. Mesin yang memiliki tinggi 1,5 meter dan lebar 1 meter ini dapat mengolah sampah organik sebanyak 1 ton per hari.

Mesin pencacah sampah ini diberikan secara resmi kepada Kepala Dinas Kebersihan Kota Bandung Cece Iskandar dan dioperasikan di Pasar Suci, Bandung pada akhir Januari ini. Menurut Habil (Mahasiwa Teknik Mesin 2008), mesin ini direncanakan akan dioperasikan di salah satu TPS di Bandung dan dua pasar lain di Kota Bandung yaitu Pasar Ciwastra atau Pasar Sederhana. Alasan pemilihan tempat ini didasari oleh jumlah sampah organik yang dihasilkan pasar cenderung lebih banyak dibandingkan dengan tempat lainnya. Selain itu TPS yang dipilih juga merupakan TPS yang berlokasi dekat dengan pasar.

Mesin yang diserahkan untuk Dinas kebersihan Kota bandung ini baru merupakan prototype dan apabila ada kekurangan ketika pengoperasian alat ini akan diperbaiki. Rencananya, mesin ini akan diperbanyak dan ditempatkan di tempat-tempat seperti pasar dan TPS. Proyek ini rencananya juga akan didanai oleh Dinas Kebersihan Kota bandung

Lahirnya mesin ini dilatarbelakangi oleh kepedulian para mahasiswa Teknik Mesin ITB akan permasalahan sampah di Kota bandung. Pengolahan sampah di Bandung masih cenderung rendah akibatnya sampah-sampah menumpuk di TPS-TPS yang terdapat di Kota Bandung. Padahal sampah organik ini apabila diolah dapat menghasilkan kompos yang dimanfaatkan sebagai pupuk bagi tanaman. Untuk itu dengan dioperasikan mesin pencacah sampah ini diharapkan dapat membantu permasalahan sampah di Kota bandung ini.

“ Semoga dengan aksi yang dilakukan mahasiswa teknik Mesin untuk Kota Bandung dapat memicu mahasiswa lainnya untuk membantu permasalahan terutama permasalahan yang terjadi di masyarakat terdekat dengan bidang yang dikuasai”, ucap Habil ketika diwawancarai.***

Alamat email : sartika.ratna@students.itb.ac.id; sartika.ratna@hotmail.co.id