Funtrasvolution, Solusi Untuk Pemilahan Sampah Kampus

Posted on Maret 1, 2012

0


Oleh

Hani Septia Rahmi (10508061)

Isu persampahan selalu menarik untuk dibahas apalagi di lingkup aktifis lingkungan. Salah satu bentuk kepedulian U-Green sebagai satu-satunya organisasi berbasis lingkungan di Institut Teknologi Bandung adalah penyelenggaraan  Funtrasvolution pada hari Sabtu, 18 Februari 2012. Acara ini mengajak serta massa kampus untuk peduli terhadap masalah persampahan terutama pemilahan sampah di dalam kampus ini.

Funtrasvolution sebagai salah satu bagian dari rangkaian acara Envirovolutuion 2012 berawal segelumit ide tentang bagaimana cara mengurangi jumlah sampah di Jawa Barat umumnya, Bandung pada khususnya. Menurut pengamatan yang unit ini lakukan, ternyata masalah volume sampah disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya: kurangnya pemanfaatan sampah akibat tercampurnya sampah yang mudah membusuk dan tidak mudah membusuk, serta sampah yang membutuhkan ruang yang besar.

Menurut Amalia KL’10 selaku panitia acara, sampah yang telah tercampur baur−anatar organic dan anorganik− menyebabkan banyak potensi sampah dapat daur ulang kurang termanfaatkan. Banyak alasan menyebabkan,orang banyak yang tidak mau mengolahnya. Salah satunya jijik. Sampah yang membutuhkan ruang yang besar, dirasa hanya memenuh-menuhi tempat sampah saja− seperti botol pastik, kaleng, tetrapack−. Alangkah lebih bijaknya jika orang mau mereduksi ukuran barang-barang tersebut menjadi lebih kecil sehingga tidak membutuhkan ruang yang banyak. Dan lebih bagus lagi jika mereka telah memilah sampah yang mereka hasilkan dan membuangnya ke tempat yang tepat .

Funtrasvolution dibuka secara simbolik oleh ketua pelaksana Andri MRI’10 dilanjutkan dengan pemutaran video tentang envirovolution.  Dilanjutkan dengan penempelan stiker berisi gambar kategori sampah berserta contohnya dalam  tujuh sector wilayah kampus Institut Teknologi Bandung.

Melalui acara Funtrasvolution ini, mahasiswa-mahasiswa peduli lingkungan tersebut mencoba menawarkan cara baru dalam membantu mahasiswa lain dalam memilah sampah mereka. Sebagai langkah awal, U-Green menyediakan dua jenis tempat sampah dengan bentuk unik yang terletak di depan ATM Center− berdekatan dengan took disamping ATM mandiri. Bentuk tempat sampah yang diletakkan menyerupai ring basket dan kotak pos. Bentuk tempat sampah yang unik ini memliki fungsi yang berbeda.

Tempat sampah ring basket contohnya, memiiki fungsi sebagai tempat penampungan sampah berbentuk botol plastik. Antara mulut ring dengan penampung sampah dihubungkan oleh jala berwarna biru. Untuk memasukkan sampah botol plastik pertama kali kita harus membuat botol plastik berbentuk bola gepeng lalu dilemparkan ke mulut ring.  Layaknya pemain basket professional, Andri MRI’10 memberikan contoh penggunaan tempat sampah ring basket tersebut didepan massa kampus yang hadir. Tak jauh dari tempat sampah ring basket, berdiri tempat sampah kotak pos. Fungsinya untuk menampung sampah berbentuk tetrapack. Untuk membuang samaph tetrapack pertama kali pisahkan anatar sedotan dan bungkus tetrapack, lalu bungkus tersebut digepengkan dan dimasukkan kedalam tempatnya layaknya memasukkan surat dalam bis surat.

Dengan adanya tempat sampah unik ini, diharapkan dapat warga kampus memulai kebiasaan baru untuk memilah sebelum membuang sampah.***

 

*kontak penulis haniseptiarahmi@gmail.com

Ditandai:
Posted in: lingkungan